Palangka Raya,(Kalteng)- PT Partamina (Persero) Kalteng sudah mempersiapkan beberapa agen untuk menerima suplai Miyak Tanah (Mitan) non supsidi dengan kisaran harga mencapai Rp. 13.000 per liternya. Hal tersebut dikarnakan masih banyaknya masyarakat yang menggunakan minyak tanah dari pada gas LPJ.
" memang kita sudah menghentikan pasokan Miyak tanah di beberapa daereah termasuk palangka raya sendiri, hal itu untuk melaksanakan program pemerintah conversi miyak tanah ke gas " tukas Tomi Pradana Sales Enginer PT.Partamina Kalteng Rabu (16/7/2014).
Lebih dalam Tomi menjelaskan, " agen yang sudah siap penyalur miyak tanah non supsidi sudah ada, sementara di Kab. Kotim tinggal pendisteibusian miyak tanah, untuk wilayah palangka raya kemungkinan dalam waktu dekat sudah ada pangkalannya kan masih banyak perusahaan yang membutuhkan miyak tanah, jadi harganya disesuaikan dengan harga pasar".tukasnya.
Meski pihanya mengaku ada beberapa tempat di Palangka Raya masih diberikan suplai miyak tanah bersupsidi seperti di Kecamatan Jekan Raya. Hal tersebut dikarnakan konversi miyak tanah ke gas di beberapa daerah belum merata.
Ditaya mengenai kekuatiran masyarakat untuk menggunakan LPJ. " kita sambil mensosualisasikan ke masyarakat terkait penggunaan LPJ yang benar, sehingga rasa ketakutan masyarakat menggunakan gas bisa berkurang" Lanjut Tomi.
Disinggung terkait stok LPJ menjelang lebaran, pihaknya menjelaskan agar masyarakat tidak resah terkait kelangkaan LPJ. Karena stok LPJ bisa dipastikan ada.(Arli).
No comments:
Post a Comment